Profil Presiden Jenderal PP Japto Soerjosoemarno
djfaroff

Profil Presiden Jenderal PP Japto Soerjosoemarno

Profil Presiden Jenderal PP Japto Soerjosoemarno – Dewan Pimpinan Nasional (MPN) Presiden Jenderal Pemuda Pancasila (PP) Japto Soelistyo Soerjosoemarno merupakan tokoh sentral dalam organisasi kemasyarakatan (ormas).

Selain aktif di organisasi PP, Japto juga aktif di organisasi FKPPI (Forum Komunikasi Pensiunan Pria dan Wanita ABRI).

Profil Presiden Jenderal PP Japto Soerjosoemarno

Dikutip dari berbagai sumber, Jumat (26/11/2021), Japto lahir dari pasangan Mayjen (Purn) Ir KPH (Kanjeng Pangeran Haryo) Soetarjo Soerjosoemarno dan Dolly Zegerius.

Ayahnya adalah keturunan bangsawan Mangkunegara dan ibunya adalah seorang Belanda yang merupakan atlet jembatan nasional Indonesia.

Japto adalah adik dari K.R.Ay (Kanjeng Raden Ayu) Marini Soerjosoemarno, seorang aktris senior Indonesia.

Di dunia politik ia pernah menjabat sebagai Presiden DPP Partai Patriot. Selain berkecimpung di dunia politik, Japto juga seorang penyayang binatang dan pencinta lingkungan.

Namun, ia juga memiliki hobi berburu yang terlihat dari piala yang diperolehnya dari Big Five di Afrika.

Pada suatu kesempatan pada Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) dan Rakernas Pemuda Pancasila Tahun 2021 dengan tema “Menegaskan kembali nilai-nilai Pancasila dalam rangka membangun kerangka nasionalis, berperan aktif dan siap untuk bersaing untuk Indonesia yang lebih maju,” Japto berpesan kepada pengurus PP Kemahasiswaan, Kemahasiswaan, dan Kemahasiswaan (Sapma) untuk terus memperhatikan dunia pendidikan.

“Sapma PP dibentuk atas dasar unsur pendidikan. Saya meminta Anda untuk tidak pernah melupakan ceritanya.”

“Diharapkan hasil kegiatan ini dapat meningkatkan Sapma PP dan semakin meningkatkan Pemuda Pancasila,” kata Japto, Sabtu (6/11/2021).

Pemuda Pancasila sebenarnya adalah salah satu ormas tertua di tanah air. PP Ormas dideklarasikan berdiri pada tanggal 28 Oktober 1959 di Jakarta.

Ikatan Pendukung Kemerdekaan Indonesia (IPKI)lah yang melahirkan ormas ini. IPKI adalah sayap politik perwira militer yang masih aktif bertugas saat itu.

Beberapa tokoh pendirinya adalah para jenderal TNI, antara lain A Yani, AH Nasution, dan Gatot Subroto.

Polisi Sekutu Pangkat AKBP, Pancasila Muda Diminta Bertanggung Jawab

Kapolres Jakarta Pusat Kombes Pol Hengki Haryadi meminta pimpinan Organisasi Sosial Pemuda (Ormas) Pancasila untuk bertanggung jawab dan segera menyerahkan pelaku tindak kekerasan kepada anggota polisi berpangkat AKBP.

Dimana anggota tersebut mengalami luka di bagian kepala. “Kegiatan menyampaikan pendapat di depan umum dikaburkan dengan melukai anggota kami, seorang perwira berpangkat AKBP. Luka di kepalanya mengeluarkan banyak darah.

Padahal kami melayani dengan sepenuh hati,” kata Hengki, Kamis di Jakarta. (25/11/2021). Ia juga meminta pimpinan aksi menyerahkan anggota yang melakukan tindak kekerasan kepada AKBP.

“Saya minta pimpinan aksi ini bisa mempertanggungjawabkan. Perwira paruh baya dipukuli padahal dia mengasuransikan kegiatan ini.”

“Sekali lagi saya minta koordinator kegiatan ini untuk segera menyampaikan, jangan sampai tindakan rekan-rekan dicemari dengan kegiatan yang sebenarnya. melawan hukum,” pungkasnya.

Dia menegaskan, jika orang tersebut tidak diserahkan, polisi akan mengadilinya.

“Saya minta saksi yang melihat dia menyerahkan, hukum harus ditegakkan. Saya penanggung jawab bidang keamanan, di depan DPR, jujur   saya sedih.

Profil Presiden Jenderal PP Japto Soerjosoemarno

Saya teman DPR. Ketua PP Jakarta Pusat, tapi justru anggota kita dianiaya oleh rekan sendiri. Saya sudah minta diserahkan atau kita akan pergi dan mencarinya,” ujarnya.

Sebelumnya, pembubaran massa dilakukan atas imbauan langsung Kapolres Jakarta Pusat yang menaiki mobil aksi pada Kamis (25/11/2021) pukul 15.58 WIB di gedung DPR/MPR, Jakarta Pusat.

Setelah turun, polisi meminta ratusan pengunjuk rasa untuk memutar balik kendaraannya. Sementara itu, arus lalu lintas di Jalan Gatot Subroto kini sudah berfungsi normal.